Selasa, 19 Juni 2012

...



Malam ini.....
Tak kulihat kerlipan bintang-bintang di taman langit....
Awan gelap mendoninasi permainan di panggung taman langit....

Kepada awan gelap yang di atas sana....
Turunkanlah hujanmu tuk temani aku malam ini....
Biarkan dinginnya menyelimuti tidurku ini.....

Dalam hati ku menyimpan rasa.....
Memendam sedih yang teramat dalam.....
Jiwaku menagis.....

Air mata masih terbendung....
Ku coba tuk menahannya.....
Batinku pengap.....

Ku coba tuk membuka jendela hati.....
Melapangkan dada tuk hadapi hasil ulahku.....
Adakah aku yang masih kanak-kanak?
nOe

Sabtu, 09 Juni 2012

Ibu


Kepada angin malam...
Kutitipkan rinduku untuk dia yang terkasih...
Jagalah dia dalam nyenyak tidurnya...
Ooh Tuhanku...
Indahkan mimpinya malam ini...
Kasih cintaku untuknya dalam belaian angin malam...
Dia yang telah mulai menua...
Kasih sayangnya tak teragukan di duniaku...
Tulus cintanya tak terbandingi dalam hidupku...
Dialah yang tlah sabar menjagaku...
Dalam malam-malam letihnya setia terjaga demi aku...
Adakah aku yang berbakti padanya?
Dia yang tak pernah mengaharap balasan...
Masih saja menyayangiku dengan tulus...
Dan akupun tak sanggup membalas indah cintanya...
Dialah Ibuku...
Ibu terbaik di dunia...
Ku ingin sepertinya suatu hari kelak...
Air mataku tak terbandung...
Mengingat apa yang telah dia berikan untukku...
Sementara aku masih sibuk dengan duniaku sendiri...
Tuntutanku padanya terlalu banyak...
Sementara ia hanya menuntut agar aku menjadi lebih baik...
Agar aku bisa hidup bahagia suatu hari kelak...
Dan adakah aku yang mengabdikan hidupku untuknya?
Aku dan Ibu
nOe

^^v

Kamis, 07 Juni 2012

Mentariku


sumber: www.google.com

Terbangun dari pembaringan tidurku...
Pagipun mengukir senyum...
Wahai sang pagi,,, senang berjumpa denganmu lagi
Kicauan burung hidupkan pagiku...
Sorak-sorak bahagia menyambut sang mentari...
Tanda masih adanya kehidupan dunia...
Embun pagi menyapaku...
Mengecup indah pipiku...
Sadarkan aku tuk senantiasa bertasbih kepada-Nya...
Hangat cahaya mentari menghapus dingin embun pagi...
Memberi kekuatan tuk arungi hidup hari ini...
Optimis hariku kan indah nan bahagia...
Kupu-kupu menari indah di atas taman bunga...
Warna-warni sayapnya pantulkan cahaya mentari...
Mentari pagi yang kami rindukan telah menampakkan sinarnya”
Pada sang mentari yang pancarkan hangat sinarmu...
Tak tahukah engkau kami menyimpan rindu sejak semalam?
Bersama cemas menantimu...
Takut tak ada lagi pertemuan indah denganmu hari ini...

nOe

^^v





Syukurku


sumber: www.google.com

Kala jangkrik ternyenyak dalam pembaringanya...
Keheninganpun mengisi ruang kosong dunia...
Sadarkah aku yang masih terjaga?
Kunang-kunang menari riang dalam gelap malam...
Pesona kerlap-kerlipnya pancarkan indah bahagianya...
Adakah aku yang memuji keagungan-Mu Tuhan?
Sang semut menyapaku dalam sibuknya...
Sebahagia apakah hidupmu?
Sontak saraf otakku memutar kembali rekaman kisah hidup lalu...
Bahagiaku...
Tak terbandingkan dengan yang lain...
Tak terlukiskan oleh apapun...
Seperti sang kunang-kunang yang ada di sana...
Lewat senyum tulus kupancarkan indah bahagiaku...
Bersyukur atas segala karunia yang Tuhan berikan...

Terima kasih Tuhan...
Engkau masih mengulurkan tangan agung-Mu...
Bukti cinta-Mu pada insan yang lemah ini...
Dan adakah aku yang senantiasa mengingat-Mu Tuhan?


nOe
^^v

Rabu, 06 Juni 2012

Purnama di Panggung Taman Langit Malam


sumber: www.google.com


Terpaku mataku pada hamparan luas taman langit malam...
Kerlingan bintang menggodaku...
Tak ingin kalah,,,, akupun membalas kerlingannya dengan manja...
"Ada-ada saja!" pikirku...
Di tengah taburan bintang ku lihat purnama tersenyum padaku....
Senyum bahagiapun terlukis di wajahku...
Bagaimana mungkin aku tak membalas senyumnya...
Senyum dan cahaya hangatnya selalu saja meneduhkan hatiku...
Bersyukur ku bisa melihat taman langit malam ini...
Masih bisa mengetahui bahwa purnama ada untukku malam ini...
Tak bosan-bosannya ku menatap taman langit malam ini...
Terkagum-kagum melihat ciptaan Tuhan yang satu ini...
Aku sangat suka berkunjung di taman langit malam...
Melihat bulan dan bintang menghiasi taman langit malam...
Terlebih lagi jika sang purnamalah yang bertahta di atas panggung taman langit sana...
Ingin rasanya ku menari di atas panggung taman langit di sana bersama sang purnama...
Menari bahagia melepas penat dari urusan dunia hari ini...

nOe
^^v




Selasa, 05 Juni 2012

Di Penghujung Subuh

sumber: www.google.com

Semerbak aroma bunga sedap malam masih tersisa...
Dingin subuh merasuki kulit tubuhku...
Uap nafasku nyaris membeku...

Di bawah jendela ini...
Masih terpaku mataku memandangmu...
Mengucap syukur atas karunia Tuhan akan dirimu...

Rembulanku di penghujung subuh ini...
Masih setia menemaniku...
Menanti sang fajar sumber kekuatan dunia...

Nyanyian merdu burung-burung menyapa...
Seberkas cahayapun tampak dari ufuk timur sana...
Dan kaupun harus pergi meninggalkanku...

Sampai jumpa rembulanku...
Terima kasih masih bersamaku hingga penghujung subuh ini...
Terangilah gelap malam di seberang sana...

nOe
^^v

Senin, 04 Juni 2012

Kisah di Awal Juni


Pagi itu hangphonk.Qu berdering 3 kali,,, tapi saat itu engsel-engsel sendi tanganku masih kaku karena posisi tidur yang sungguh di luar kewajaran akibat seni melipat tubuh  —entah dari mana ku peroleh ilmu seni melipat tubuh saat tidur itu— sehingga telphonk-telphonk.Qu tak terjawab  dengan sadarku...
15 menit kemudian hangphonk.Qu kembali berdering,,, kali ini ku coba tuk menggerakkan tanganku meraba-raba di mana letak hangphonk.Qu berada... Terbaca olehku, “^_^ ibU.Qu” nama kontak yang muncul di hangphonk.Qu... Serentak tubuhku terbangun merapikan rambutku seakan akan bertemu langsung dengan Ibuku saat itu padahal hanya lewat telfon saja... Sebisa mungkin ku jawab telphonk sang Ibu dengan tenang, “Iye, halo... Assalamu’alaykum...”
“Wa’alaykumsalam..... Ada telfonnya ayah kah?” suara Ibuku di seberang sana....
“Tidak ada, Ibu..”
“Masa.?? Adami itu sampai di makassar,,,,, terus.i mungkin ke rumahnya om Imbar......”
“Ooh iyee...”
“Ada itu baje’ kubuat untuk kau....”
“Oh iyakah.?? Biar bammi palee na simpan di om kalau tidak sempat ayah ke kostku....”
“Iya,,, sudahmi pale dulu,,,, nanti pi lagi ku telfonko...”
“Iyee..”
Tuut,,, tuut,,, tuut........ suara terkhir ku dengar dari handphonk.Quw saat itu..... ku liat daftar panggilan tak terjawab di handphonk.Qu.... Dua panggilan tak terjawab dari ibu dan satu panggilan tak terjawab dari ayahku..... Oohh No....... Aku telah salah,,,, ternyata tadi ayahku menelfon tapi tidak kujawab telfonnya......... Aku sudah salah menjawab pertanyaan ibuku tadi........ “Nanti ku beritahu ibuku kalau ibuku telfon lagi :),” batinku.....

Minggu, 03 Juni 2012

Rembulanku



sumber: http://www.google.co.id/





Pada rembulan yang indah tiap malamku....
Adakah kau tahu aku pengagummu....
Hangat cahayamu menerangi setiap langkahku....
Memberikan kekuatan dalam memantapkan langkahku....

Pada rembulan yang jauh di sana....
Adakah kau tahu malam gelapku indah bersamamu....
Cahaya lembutmu menembus kornea mataku....
Memberikan keteduhan pada batin yang mulai merapuh ini....

Pada engkau sang pemantul sinar matahari....
Setia hadir kala matahari menghilang....
Menghias langit malam bersama sang bintang.... 
Menyinari setiap sudut hatiku...